Golden Steps to The Future: Perpisahan Angkatan XIX SMP Santa Theresia Depok Penuh Haru dan Syukur

Santatheresiadepok.sch.id – Kepala SMP Santa Theresia Depok, Elisabet Rachmawati Maly, S.Pd., membuka acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX Angkatan XIX dengan pantun yang disambut hangat para hadirin. Mengusung tema “Golden Steps to The Future”, kegiatan yang digelar di Mall Depok Town Square pada Sabtu (13/6/26) tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan, rasa syukur, dan kebersamaan. Dalam sambutannya, Elisabet menegaskan bahwa meskipun para siswa akan meninggalkan bangku SMP, tali silaturahmi yang telah terjalin selama ini harus tetap terjaga. Ia menyebut momen tersebut sebagai hari yang istimewa karena selama tiga tahun perjalanan bersama telah terukir banyak kenangan, mulai dari suka dan duka hingga berbagai pengalaman berharga yang membentuk karakter para siswa. Dengan penuh kebanggaan, ia mengumumkan bahwa seluruh siswa kelas IX dinyatakan lulus 100 persen pada 2 Juni 2026. Menurutnya, kelulusan ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ia berharap para lulusan mampu melangkah mantap meraih masa depan yang gemilang. Elisabet juga berpesan agar segala upaya dan kasih sayang yang telah diberikan para guru menjadi bekal bagi siswa untuk terus berkembang menjadi pribadi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan sesama. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah menyerah serta selalu mengandalkan doa dalam setiap langkah kehidupan. Brema Valentino Perangin Angin, perwakilan siswa kelas VII dan VIII yang juga Ketua OSIS SMP Santa Theresia, turut menyampaikan apresiasi kepada kakak-kakak kelas IX. Mereka mengaku banyak belajar dari teladan, pengalaman, dan sikap baik yang ditunjukkan selama berada di lingkungan sekolah. Nilai-nilai positif tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas dalam menjalani pendidikan mereka. Sementara itu, perwakilan kelas IX, Banjiro Aryasatya Abdullah, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru yang selama tiga tahun telah mendidik, membimbing, dan membekali mereka dengan ilmu yang bermanfaat. Mereka mengapresiasi dedikasi para guru yang tidak pernah lelah mendampingi siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP. Para siswa juga berharap semangat para guru tetap menyala dalam mencetak generasi-generasi berprestasi di masa mendatang. Acara semakin meriah ketika ketua panitia, Agnes Fitrina, membuka rangkaian kegiatan dengan pantun yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Seluruh peserta diajak menyambut momen perpisahan tersebut dengan hati yang bersyukur dan sukacita. Dukungan dan apresiasi juga datang dari perwakilan orang tua siswa, Windi Sutiawati. Mereka menyampaikan terima kasih kepada para guru, tenaga pendidik, serta pihak Yayasan Santa Theresia yang telah mendampingi putra-putri mereka selama menempuh pendidikan. Berkat kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua, acara pelepasan dan perpisahan ini dapat terselenggara dengan istimewa dan menjadi kenangan indah yang akan selalu dikenang oleh para siswa dan keluarga.*

Junjung Tinggi Nama Baik Sekolah, Siswa SMP Santa Theresia Depok Gemakan Tekad Berdedikasi dan Berprestasi

Smp.santatheresiadepok.sch.id – Setiap manusia memiliki tanggung jawab berdasarkan peran serta statusnya di ruang lingkup masyarakat. Begitu pula dengan para siswa yang mempunyai kewajiban dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pelajar di sekolah. Lantas, apa saja tanggung jawab siswa di sekolah? Ada banyak, termasuk diantaranya menjunjung tinggi nama baik sekolah sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Osis SMP Santa Theresia Depok dan Wakil Ketua Osis saat pelantikan pengurus Osis pada Jumat (31/5/2024). OSIS di sekolah adalah pelopor, dan dalam janji yang diucapkan, Ketua Osis SMP Santa Theresia Depok, Rachel Meilany Hartanto, dan Wakil Ketua Osis, Samuel Devlin Safros Siahaan, menyampaikan tekad untuk berprestasi, berdedikasi, sopan santun, untuk menjunjung tinggi nama baik SMP Santa Theresia. OSIS tampil di depan menjadi teladan dalam sikap, perkataan, perbuatan, menjunjung tiggi Pancasila dan UUD45, berikut menjalankan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kepala Sekolah SMP Santa Theresia Depok, Elisabet Rachmawati Maly, S. Pd, sangat mengapresiasi OSIS dan seluruh siswa SMP yang semakin mencintai sekolah, semakin berbudi luhur, dan melaksanakan nilai-nilai luhur Pancasila. Elisabet juga menekankan bahwa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memberi inspirasi positif bagi siswa, dimana kegiatan ini mengajarkan siswa untuk kerjasama dan bertanggung jawab. Kegitan P5 ini membawa 3 tema besar; 1) Bangunlah Jiwa dan Raga (Senam Irama), (2) Suara Demokrasi (Pemilihan Ketua OSIS), dan (3) Kearifan Lokal (Kuliner Kota Depok). Sementara itu, Dra. Muslihah, M.Pd.I, pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Depok, berharap siswa SMP Santa Theresia Depok bisa membangun karakter diri melalui kegiatan P5. “Tujuan P5, termasuk mengenal kuliner di Kota Depok, budaya Depok, juga bangun karakter. Ada kerja sama/kolaborasi, gotong royong, kemandirian, ada keberanian tampil, mencintai budaya lokal, kesenian Lenong, tari topeng Depok. “Lalu berinovasi, refleksi proses kegiatan P5, lalu ada tindak lanjutnya. Perencanaan, pelaksanaa, refleksi/evaluasi, ini project. Tindak lanjutnya adalah memperbaiki kekurangan-kekurangan. “Tidak ada kata gagal, tetapi belum berhasil, sukses yang tertunda. Belajar dari kegagalan, ini yang diharapkan dari project P5 yakni membangun karakter,” ujar Muslihah dalam sambutannya. Mathias Henrickus Dwiatmoko, Sekretaris Yayasan Yohanes Paulus yang menaungi persekolahan Santa Theresia Depok, turut mengapresiasi kegiatan P5 SMP Santa Theresia Depok, terlebih sikap positif siswa dalam mewujudkan nilai luhur di sekolah.*